Hari santri sudah ditetapkan pada tahun 2015 ini.
Sebelumnya sudah ada hari santri bagi seorang santri di pondok pesantern
al-munawwir. Yuppzz... Muharroman. Muharroman adalah tradisi yang ada di pondok
pesantren al-munawwir dimulai selasa, tanggal 13 oktober
2015 sampai dengan kamis, 12 november 2015. Kegiatan muharroman meliputi dari
MHQ ( Musabaqoh Hifdzil qur’an), tarik tambang, sepak bola, Musabaqol syarhil
qur’an (MSQ), MQK (Musaqoh qiro’atul kutub), bola volly, tenis meja, kreasi
pajangan, Dramatikal fiqih, Cerdas Cermat Pesantren (CCP), Masak, kreasi Syi’ir
, dan Muslimah Krapyak.
Tradisi ini dilakukan setiap setahun sekali di bulan
muharrom dalam rangka menyambut tahun baru hijriyah. Selalu ditunggu-tunggu
seorang santri disana. Mulai Dari lomba MHQ, pesertanya diwajibkan hafal juz
amma. Terutama fasih dalam pembacaannya mulai dari cara membacanya dengan
tajwid yang benar. Perlombaannya dimulai dari 5 pertannyaan dari juri yaitu 1.
Peserta wajib membacakan 1 surat penuh yang ditentukan juri. Sedangkan yang ke
2, 3,4. Melanjutkan ayat yang dibacakan juri. Dan yang ke 5.membaca ayat
terakhir yang disebutkan juri. Selain itu penilaian lainnya adalah bagus tidaknya makharijul huruf dan
tilawah para peserta juga mempengaruhi penilaian.
Sedangkan MSQ lebih seperti ceramah tapi pesertanya
diwakili 3 orang per-komplek ada yang sebagai penceramah , pembaca al-qur’an
dan hadis yang berhubungan dengan temanya, dan yang terakhir sebagai pembaca
arti dari ayat al-qur’an atau hadis yang
dibacakan sebelumnya. Kalau MQK adalah lomba membaca kitab gundul/ kuning dan
memaknainya atau mengartikannya. Dan diberi pertanyaan mulai dari susunan
kalimat dan kedudukannya.
Dramatikal fiqih adalah lomba yang mengangkat kisah yang
mengandung nilai kefiqihan dan disini santri dituntut untuk berkreasi bebas dan
belajar untuk tidak menjiplak karya orang lain. Dan drama itu harus diikuti
maksimal 8 orang. Penilainnya mulai dari kekompakkan , alur nya nyambung atau
tidak suatu drama yang ditampilkan itu. Apakah menarik santri menonton apa
tidak.
CCP (Cerdas Cermat Pesantren) disini diadakan CCP ini
tujuannya adalah menunjukkan bahwa di pesantren bukan hanya digembleng
pelajaran agama saja tapi umum juga.selain umum juga diukur seberapa persenkah
atau kenalkah mereka dengan pesantrennya sendiri lebih-lebih dari siapa
pendirinnya dan asal ilmu-ilmu dan dasarnya. Jadi mereka bukan hanya sekedar
mondok saja dan mengalir saja maksudnya adalah sekedar ikut-ikutan teman bahkan
terpaksa karna disuruh orang tuannya bukan kehendaknya sendiri pingin mondok.
Kreasi syi’ir disini seperti membaca diba’atau barjanji,
tapi bedannya disini bukan dengan kitab barjanji melainkan syi’ir yang asli
dari pesantren al-munawwir sendiri. Santri diwajibkan untuk berkreasi tidak
boleh sama dengan aslinnya tapi syairnya atau liriknya harus sama. Jadi mereka
mengaransemen musiknya agar lebih menarik dan mengagumkan.
Muslimah krapyak diadakan dengan tujuan untuk menyaring
kader-kader yang selain cantik dia pintar. Walaupun kecantikannya mengenakan
hijab tidak menghalangi santriwati untuk seperti miss universe. Tapi bedannya
disini miss universe menggunakan hijab, bukan cuman cantik santriwati juga
harus mempunyai kepintaran dan pengalaman yang banyak seperti miss universe
lainnya. Dan lomba-lomba lainnya yaitu dalam bidang olah raga seperti : sepak
bola, bola volly, dan tenis meja. Dalam bidang kreatif yaitu kreasi pajangan
yaitu semacam lomba yang menuntut seorang santri menciptakan keterampilan dalam
membuat pajangan yang kreatif dan lebih-lebih bisa di angkat menjadi peluang
kerja seorang santri. Dan yang terakhir adalah masak . memang pesantren dahulu
itu sangat dikenal dengan kemandiriannya yaitu masak makanannnya sendiri
terutamannya. Tapi berhubung sekarang sudah modern disana dikenal dengan
ketring yaitu seorang santri tidak usah repot-repot untuk masak sendiri. Jadi
lomba ini diadakan karena bisa membuat seorang santri mempunnyai pengalaman
memasak juga. Lombanya berbahan dasar ubi dan nanas.mereka harus berkreasi dan
menciptakan makanan-makanan baru.
Muharroman dijadikan hari yang sangat dinanti-nantikan
seorang santri krapyak al-munawwir khusunnya karena selain untuk kekompakan
setiap komplek juga memberi seorang santri sebuah pengalaman yang mungkin bagi
santri adalah pengalaman yang tidak bisa dilupakannya dan disitu juga
merekaakan mendapatkan keluarga baru atau saudara baru melalui setiap
lomba-lomba karena dia yang mengikuti lomba bakal dikenal oleh santri dari
komplek lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar