Rabu, 16 Desember 2015

Seseh Tengen Bocah SLB




             Kesempurnaan diciptakan di sebagaian orang saja. Akan tetapi dibalik tidak kesempurnaan  pasti ada kelebihannya . Contohnya seperti estra kurikuler . Ekstra Kurikuler (Eskul) adalah kegiatan yang diadakan oleh sekolah untuk kegiatan siswa-siswinya diluar jam pelajaran, kegiatan-kegiatan eskul ternyata tidak hanya ada pada sekolah-sekolah biasa tapi kegiatan eskul juga ada di Sekolah Luar Biasa (SLB) salah satunya SLB Pamardi Putra. SLB Pamardi Putra memiliki berbagai kegiatan eskul diantaranya, Menari, Musik, Pramuka, Cipta dan Baca Puisi, Baca Tulis Al-Quran dan Menggambar. Sekolah dengan jumlah 53 Siswa ini menggolongkan siswa siswinya sesuai dengan tingkat usia dan kecerdasan, mulai dari TK, SD, SMP dan SMA.
Berbagai prestasi juga sudah banyak mereka raih salah satunya juara 1 Lomba Baca Puisi Tingkat Provinsi pada tahun 2014, dan banyak juga hasil karya anak-anak SLB Pamardi Putra yang diikutkan lomba dan menjuarainya salah satunya juara 2 lomba menggambar.Hasil karya-karya anak SLB Pamardi Putra selain untuk diikutkan lomba, banyak juga dari karya-karya mereka yang diikutkan pameran seperti di UNY dan ISI belum lama ini.
Kendala yang dihadapi para guru dalam membimbing eskul-eskul ini hanyalah terletak pada waktu, waktu para guru sering berbenturan dengan jadwal diklat atau kegitan lain diluar sekolah, sedangkan kegiatan-kegiatan eskul ini hanya dilaksanakan pada hari jumat dan hari sabtu.Kegiatan-kegiatan eskul yang diadakan ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit untuk diikutkan lomba porsenitas yang nantinya akan dikirimkan sampai keperlombaan tingkat Nasional, dan juga dengan adanya kegiatan eskul-eskul ini anak-anak diharapkan mampu menghasilkan karya-karya yang luar biasa.
Para guru SLB Pamardi Putra juga menghimbau kepada orangtua para siswanya untuk lebih memperhatikan anak-anaknya, karena pengajaran disekolah saja masih kurang untuk melatih kemandirian anak-anak.“SLB kan penekanannya pada kemandirian,seperti mandi sendiri, gosok gigi sendiri dan lainnya, jika kita disekolah sudah mengajarkan tapi orangtua dirumah tidak peduli akan percuma saja, jadi orang tua juga diharapkan mampu memberikan perhatian yang lebih pada anaknya,” kata Ibu Hifna bagian kurikulum SLB Pamardi Putra.
Walaupun dibalik kekurangannya murid  SLB disitu mempunyai semangat tinggi untuk belajar . banyak sebagian orang mencibir anak yang mempunyai kekurang seperti mental , tingkah laku yang berbeda dari manusia nomal lainnya. Hal itulah yang membua tingkah anak SLB itu menentang hal itu dan melakukan tingkah diluara kewajarannya. Padahal semua itu barawal dari kita sendiri. Harusnya kita harus menghargai satu sama lain.  
Kekurangan tak harus di olok-olok tapi harus dihargai. Seharusnya kita bayangkan posisi kita seperti seorang SLB bagaimana, intinnya begitu saja. Bahkan pernah saya mendengar seorang SLB yang mempunyai kelebihan yang membuat dia sampai ke luar negeri. Kita yang dianggap sempurna oleh seorang SLB belum tentu bisa ke luar negeri. Jadi kita tidak boleh menyepelehkan  anak SLB yang secara kemampuan dan fisik yang selalu kurang. Nah dari pemaparan di atas kita harus bisa menempatkan bagaimana kita mau berkata atau berting terhadap anak  SLB karena apa yang kita lakukan itu sangat berpengaruh sekali terhadapnnya. Jika anak SLB frustasi karena tingkah kita maka itu akan menyebabkan dia melakukan hal yang di luar kewajaran. Jadi semua apa yang terjadi pada anak SLB tergantung kita memperlakukannya bagaimana jadi jangan berani menyimpulkan hal yang menyakiti hatinya padahal semua itu berulah dari diri kita sendiri. Intinnya kita harus bercermin terlebih dulu dan anak SLB itu juga manusia yang punya hati juga dan bahkan kemampuan yang lebih daripada kita. 

juga kunjungi yah... www.kompasiana.com/kusnia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar